Hasil Monitoring Ke-1 PKL T.P. 2026/2027
Panitia Praktik Kerja Lapangan (PKL) SMKS Suparman Wonomulyo secara resmi mempublikasikan rekapitulasi data hasil Monitoring Ke-1 untuk Tahun Pelajaran 2026/2027 per tanggal 20 Agustus 2026. Pemantauan berkala ini mencakup 34 siswa peserta PKL dari tiga program keahlian kejuruan, yaitu Teknik Sepeda Motor (TSM) sebanyak 22 siswa, serta Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) masing-masing sebanyak 6 siswa. Kunjungan dan evaluasi ini bertujuan untuk memantau kedisiplinan, keterlibatan, serta perkembangan kompetensi peserta didik di berbagai Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) mitra.
Berdasarkan hasil rekapitulasi lapangan, mayoritas peserta PKL yang telah dievaluasi berhasil menunjukkan kinerja dan etos kerja yang memuaskan. Sebanyak 14 siswa tercatat meraih predikat Baik di berbagai instansi dan perusahaan mitra, seperti Sinar Komputer, Bengkel Na Raya, Riyan Jaya Motor, Arnold Motor, Jaya Mandiri Motor, Ady Motor, Anas Motor, Abdi Jaya Motor, Fajar Tani Motor, Cahaya Motor, serta Aldy Motor. Selain itu, 1 siswa jurusan TKJ yang ditempatkan di Kantor Desa Sugihwaras memperoleh predikat Cukup.
Meski sebagian besar siswa beradaptasi dengan baik, tim monitoring menemukan beberapa catatan evaluasi penting yang memerlukan intervensi sekolah. Terdapat 4 siswa jurusan TSM di mitra Riyan Jaya Motor, Zahra Motor, dan Ilham Jaya Motor yang memperoleh predikat Kurang. Di samping itu, panitia mencatat 2 siswa (masing-masing dari jurusan TKR di Aldy Motor dan TSM di Abdi Jaya Motor) berada dalam status Berpotensi Ditarik akibat catatan kendala di tempat praktik. Keterangan lain juga mencatat 6 siswa berstatus Tidak Aktif, 3 siswa melaksanakan PKL Luar Kota (seperti di PT. Mitra Sangulu Perkasa, Mail Motor, dan Aulia Motor), serta 4 lokasi siswa lainnya terdata Pembimbing tidak di tempat saat kunjungan.
Menanggapi hasil pemantauan awal tersebut, Ketua Panitia PKL SMKS Suparman Wonomulyo, Supriadi, S.Pd., menegaskan bahwa pihak sekolah akan segera mengambil langkah pendampingan dan pembinaan korektif. Panitia bersama guru pembimbing dijadwalkan untuk melakukan koordinasi mendalam serta memediasi siswa berpredikat kurang maupun yang berpotensi ditarik dengan pihak pimpinan DUDI mitra. Evaluasi intensif ini dilakukan demi memastikan kendala siswa dapat teratasi secara bijak tanpa mengganggu keberlangsungan program PKL peserta didik.
0 Komentar
Bergabunglah dalam diskusiTinggalkan Komentar